- Back to Home »
- curhat »
- makrab pondok
Posted by : admin
Senin, 25 Oktober 2010
Senyummu lumpuhkan hati ini
Teringat akan masa-masa
Ku hidup di dalam dunia pesantren
Malam itu ….
Terkesima aku di buat olehnya
Tertegun pada kepiawiannya
Begitu lihai tangan manis itu memainkan gendang rebana
Terdengar merdu pujian-pujian kalam illahi darinya
Di saat ku terhanyut dalam makram malam itu
Tanpa sadar kau memperhatikanku
Terlihat ada tawa kecil dari bibir itu
Ketar-ketir hati ini di buatnya
Sungguh aku salah tingkah karnanya..
Penuh malu ku paksakan tuk membalas tawa itu
Sungguh malam itu makrab terasa berbeda
Empat tahun telah berlalu
Namun hati ini masih tertinggal disana
Teringat akan masa-masa
Ku hidup di dalam dunia pesantren
Malam itu ….
Terkesima aku di buat olehnya
Tertegun pada kepiawiannya
Begitu lihai tangan manis itu memainkan gendang rebana
Terdengar merdu pujian-pujian kalam illahi darinya
Di saat ku terhanyut dalam makram malam itu
Tanpa sadar kau memperhatikanku
Terlihat ada tawa kecil dari bibir itu
Ketar-ketir hati ini di buatnya
Sungguh aku salah tingkah karnanya..
Penuh malu ku paksakan tuk membalas tawa itu
Sungguh malam itu makrab terasa berbeda
Empat tahun telah berlalu
Namun hati ini masih tertinggal disana
